Keputihan Berbau Amis atau Bawang? Kenali ini Penyebabnya!

UncategorizedLeave a Comment on Keputihan Berbau Amis atau Bawang? Kenali ini Penyebabnya!

Keputihan Berbau Amis atau Bawang? Kenali ini Penyebabnya!

Keputihan merupakan hal yang normal dialami oleh setiap wanita sebagai bagian dari
mekanisme alami tubuh dalam menjaga kebersihan dan kelembapan organ intim. Namun,
ketika keputihan mengeluarkan aroma tidak sedap, seperti bau amis atau bau bawang, banyak
wanita mulai mencari cara menghilangkan bau pada miss V karena kondisi ini dapat
menimbulkan rasa tidak nyaman, khawatir, bahkan menurunkan rasa percaya diri. Pada
dasarnya, keputihan normal berwarna bening atau putih susu, tidak berbau menyengat, serta
tidak disertai rasa gatal, perih, atau nyeri.
Perubahan pada keputihan, baik dari segi warna, jumlah, tekstur, maupun aroma, dapat
menjadi tanda adanya gangguan pada area kewanitaan. Keputihan berbau amis sering kali
berkaitan dengan infeksi bakteri, sedangkan keputihan bau bawang bisa dipicu oleh berbagai
faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi kesehatan tertentu. Jika dibiarkan tanpa
penanganan yang tepat, kondisi ini bisa semakin parah dan berpotensi menimbulkan
komplikasi.
Dalam kondisi tertentu, keputihan berbau tidak muncul secara tiba-tiba. Biasanya, keluhan ini
disertai dengan gejala lain seperti keputihan lebih banyak dari biasanya, tekstur lebih kental
atau berbusa, rasa gatal, perih, hingga nyeri saat buang air kecil. Oleh karena itu, penting bagi
setiap wanita untuk mengenali penyebab keputihan berbau agar dapat menentukan langkah
penanganan yang tepat sejak dini.
Penyebab Keputihan Berbau Amis atau Bawang
Berikut beberapa penyebab umum yang perlu Anda ketahui:
● Bacterial vaginosis (BV)
Kondisi ini terjadi akibat ketidakseimbangan antara bakteri baik dan bakteri jahat di
vagina. Keputihan akibat BV biasanya berwarna abu-abu dan berbau amis seperti ikan,
bahkan terkadang menyerupai bau bawang, terutama setelah berhubungan seksual.

● Infeksi menular seksual (IMS)
Beberapa IMS, seperti trikomoniasis, gonore, dan klamidia, dapat menyebabkan
keputihan berwarna kuning kehijauan, berbusa, dan berbau menyengat. Gejala lain
yang sering menyertai adalah rasa gatal, perih, nyeri saat buang air kecil, dan rasa tidak
nyaman di area panggul.

● Infeksi jamur (kandidiasis)

Infeksi jamur dapat menimbulkan keputihan kental, menggumpal seperti susu, disertai
rasa gatal dan panas di vagina. Pada beberapa kasus, keputihan juga bisa berbau tidak
sedap jika terjadi infeksi campuran dengan bakteri.

● Kebersihan area kewanitaan yang kurang terjaga
Kebiasaan jarang mengganti celana dalam, menggunakan pembalut terlalu lama, atau
membersihkan vagina dengan cara yang salah dapat menciptakan lingkungan lembap
yang mendukung pertumbuhan bakteri dan jamur.

● Penggunaan produk iritan
Sabun kewanitaan berpewangi, tisu basah, semprotan pembersih, serta kebiasaan
douching dapat mengganggu keseimbangan pH alami vagina dan memicu munculnya
keputihan berbau amis atau bawang.

● Konsumsi makanan beraroma tajam
Makanan seperti bawang putih, bawang merah, dan makanan pedas dapat
memengaruhi aroma cairan tubuh, termasuk keputihan. Kondisi ini biasanya bersifat
sementara dan akan membaik dengan sendirinya.

● Perubahan hormon
Perubahan hormon saat menjelang menstruasi, hamil, setelah melahirkan, atau
menopause dapat memengaruhi jumlah dan aroma keputihan meskipun tidak selalu
berbahaya.
Sebagai langkah awal cara menghilangkan bau pada miss V, Anda disarankan untuk
menjaga kebersihan area intim dengan benar menggunakan air bersih, mengganti pakaian
dalam secara rutin, menghindari produk beraroma, serta menerapkan pola hidup sehat. Jika
keputihan berbau disertai gejala lain yang mengganggu atau tidak kunjung membaik, segera
konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai.
Agar semakin paham tentang keputihan, menstruasi, serta tips menjaga kesehatan organ intim
wanita, jangan ragu untuk mengunjungi menstruasi.com dan temukan berbagai artikel
informatif yang bermanfaat untuk kesehatan kewanitaan Anda.
source:
https://www.alodokter.com/keputihan-bau-amis-ketahui-penyebab-dan-tips-mengatasinya
https://www.alodokter.com/keputihan-bau-bawang-ketahui-penyebab-dan-cara-penanganannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top